Perbandingan Kinerja Sistem Karburator dan Injeksi pada Sepeda Motor Matic 110 cc

Authors

  • Erma Yuniaty Universitas Jayabaya Author
  • Bambang Pratowo Universitas Bandar Lampung Author
  • Yuan Alfret Bawaulu Universitas Bandar Lampung Author
  • Rudi Yulianto Universitas Jayabaya Author

Keywords:

karburator, sistem injeksi elektronik, sepeda motor 110 cc, Pertalite, daya, torsi, efisiensi mesin

Abstract

Penelitian ini membandingkan kinerja sistem karburator dan sistem in-jeksi elektronik (EFI) pada sepeda motor matic 110 cc dengan bahan bakar Per-talite. Pengujian eksperimental dilakukan pada dua unit Honda BeAT 110 cc standar pabrikan, masing-masing mewakili satu sistem bahan bakar, pada putaran 3.000, 5.000, 7.000, dan 9.000 rpm. Daya dan torsi diukur menggunakan di-namometer, sedangkan konsumsi bahan bakar diukur secara volumetrik; setiap kondisi dilaporkan diuji tiga kali. Parameter yang dianalisis meliputi daya, torsi, konsumsi bahan bakar, *brake specific fuel consumption* (BSFC), dan *brake thermal efficiency* (BTE). Pada 9.000 rpm, sistem EFI menghasilkan daya 6,70 kW dan torsi 7,10 N·m, dibandingkan 6,63 kW dan 7,03 N·m pada sistem karbu-rator. Pada 7.000 rpm, konsumsi bahan bakar EFI adalah 5,01 L/jam, lebih rendah daripada karburator sebesar 5,22 L/jam. Nilai BTE tertinggi yang dilaporkan ada-lah 10,3% pada EFI dan 10,2% pada karburator. Hasil mendukung keunggulan EFI pada sebagian besar indikator, tetapi perbedaan tidak muncul pada seluruh titik pengujian: daya dan torsi sama pada 3.000 rpm, sedangkan konsumsi bahan bakar sama pada 9.000 rpm. Interpretasi BSFC dibatasi oleh tidak dican-tumkannya satuan pada data sumber

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] F. A. Azhar, R. A. R. Fauzan, and A. T. Zain, “Pengaruh perubahan sistem pema-sukan bahan bakar dan rasio kompresi motor bakar 4-tak single cylinder terhadap torsi dan daya,” Jurnal Teknik Terapan, vol. 2, no. 1, pp. 12–19, 2023.

[2] A. Sugiyono, “Prakiraan kebutuhan energi untuk kendaraan bermotor di perkotaan: Aspek pemodelan,” Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia, vol. 14, no. 2, pp. 104–109, 2012.

[3] Robianto, S. Mahendra, and F. Fatra, “Analisis variasi hole injektor dan bahan bakar terhadap performa dan emisi gas buang pada sepeda motor matic 4 tak 110 cc,” Journal of Vocational Education and Automotive Technology, vol. 4, no. 1, pp. 1–22, 2022.

[4] N. Sutarna, I. N. L. Antara, and D. S. Anakottapary, “Fuel consumption analysis of injection system and carburetor system on Honda Beat FI 2013,” Logic: Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi, vol. 20, no. 3, pp. 141–144, 2020.

[5] I. N. Suparta, I. M. Suarta, I. P. G. S. Rahtika, and P. W. Sunu, “Perbandingan konsumsi bahan bakar pada sistem injeksi dan sistem karburator,” Journal of Ap-plied Mechanical Engineering and Green Technology, vol. 2, no. 3, pp. 108–113, 2021.

[6] J. B. Heywood, Internal Combustion Engine Fundamentals. New York, NY, USA: McGraw-Hill, 1988.

[7] S. Ilyas, U. Naveed, and J. Khalid, “Improving fuel consumption using electronic fuel injection technology for low-powered motorbike engine,” in Proc. 2020 17th International Bhurban Conference on Applied Sciences and Technology (IBCAST), 2020, pp. 236–243.

[8] International Organization for Standardization, ISO 15550:2016: Internal com-bustion engines—Determination and method for the measurement of engine power—General requirements. Geneva, Switzerland: ISO, 2016. [Online]. Availa-ble: https://www.iso.org/standard/70030.html

[9] SAE International, “Engine power test code—Spark ignition and compression ignition—as installed net power and torque rating,” SAE Standard J1349_202511, Nov. 2025. doi: 10.4271/J1349_202511.

Downloads

Published

2026-10-30

How to Cite

Perbandingan Kinerja Sistem Karburator dan Injeksi pada Sepeda Motor Matic 110 cc. (2026). Jurnal Teknik Mesin, 15(2), 128-137. https://jtm.ubl.ac.id/index.php/teknikmesin/article/view/90