Rancang Bangun Inkubator Penetas Telur Penyu (Chelonioidea) Semi Otomatis Penentu Jenis Kelamin Penyu

Authors

Keywords:

inkubator semi otomatis, penyu, suhu, kelembaban, jenis kelamin tukik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan inku-bator penetas telur penyu (Chelonioidea) semi otomatis yang mampu mengen-dalikan kondisi lingkungan inkubasi guna mendukung keberhasilan penetasan sekaligus menentukan jenis kelamin tukik. Sistem inkubator dirancang menggunakan mikrokontroler Arduino Uno yang terintegrasi dengan sensor suhu thermocouple tipe-K dan sensor kelembaban tanah YL-69. Pengaturan parameter inkubasi dilakukan pada dua ruang berbeda, yaitu ruang inkubasi betina dengan suhu 30°C dan kelembaban 60%, serta ruang inkubasi jantan dengan suhu 26°C dan kelembaban 70%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu men-jaga kestabilan suhu dan kelembaban sesuai dengan nilai yang ditetapkan. Dari 40 butir telur pada ruang inkubasi betina, diperoleh 23 tukik (57,5%), sedangkan pada ruang inkubasi jantan dihasilkan 18 tukik (45%) dari 40 butir telur. Mes-kipun tingkat keberhasilan penetasan masih tergolong sedang, sistem inkubator semi otomatis yang dikembangkan terbukti mampu mendukung proses penetasan dan pengondisian jenis kelamin penyu secara terkontrol.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] H. Santoso, T. Hestirianoto, and I. Jaya, “Sand temperature and moisture monitoring system for turtle nests using Arduino Uno,” Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, vol. 9, no. 1, pp. 8–14, 2021.

[2] M. Gammon, S. Fossette, G. McGrath, N. Mitchell, “A systematic review of metabolic heat in sea turtle nests and its impact on hatching success,” Frontiers in Ecology and Evolution, vol. 8, pp. 1–12, 2021.

[3] A. Rahman, Z. Abidin, and M. Khalwatu, “Design and implementation of automatic turtle egg incubator for conservation,” E3S Web of Conferences, vol. 317, 2021.

[4] G. A. Cordero, K. Birk, S. Ruane, S. A. Dinkelacker, and F. J. Janzen, “Effects of the egg incubation environment on turtle development,” Evolution & Development, vol. 25, no. 2, pp. 153–169, 2023.

[5] N. Mitchell and F. J. Janzen, “Temperature-dependent sex determination and climate change impacts on reptiles,” Global Change Biology, vol. 28, no. 4, pp. 1234–1245, 2022.

[6] Y. W. Prayudha, S. M. Fadhil, and S. Novianto, “Design of temperature calibration system using Arduino-based thermocouple,” Jurnal Asimetrik, vol. 4, no. 1, pp. 25–34, 2022.

[7] M. B. Ulum, M. Lutfi, and A. Faizin, “IoT-based automatic water pump control system using NodeMCU,” JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), vol. 6, no. 1, pp. 86–93, 2022.

[8] F. S. N. Rohman and P. W. Rusimamto, “Peltier-based cooling system control using microcontroller,” Jurnal Teknik Elektro, vol. 9, no. 2, pp. 401–407, 2021.

[9] S. K. Sharma and R. Kumar, “Development of smart incubation system for eggs using microcontroller,” International Journal of Advanced Engineering Research and Science, vol. 9, no. 6, pp. 120–126, 2022.

[10] L. Wang, J. Chen, and Y. Zhang, “Environmental control system for precision incubation based on embedded systems,” Sensors, vol. 23, no. 5, pp. 1–15, 2023.

Downloads

Published

2026-10-14 — Updated on 2026-10-27

Versions

How to Cite

Rancang Bangun Inkubator Penetas Telur Penyu (Chelonioidea) Semi Otomatis Penentu Jenis Kelamin Penyu. (2026). Jurnal Teknik Mesin, 15(1), 57-67. https://jtm.ubl.ac.id/index.php/teknikmesin/article/view/83 (Original work published 2026)