Implementasi Sistem Proteksi Kebakaran Terintegrasi untuk Meningkatkan Keselamatan Ruangan di Gedung Kampus Unpas Setiabudi

Authors

  • Toto Supriyono Universitas Pasundan Author
  • Yudha Hany Pratama Universitas pasundan Author
  • Lutfi Khoirul Ihsan Universitas Pasundan Author
  • Mochammad Rafly Universitas Pasundan Author
  • Riza Fathoni Ishak Universitas Pasundan Author

Keywords:

proteksi kebakaran, sistem terintegrasi, evakuasi, sprinkler, keselamatan gedung

Abstract

Kebakaran pada bangunan bertingkat, khususnya gedung pendidikan, merupakan risiko kritis yang dapat menimbulkan kerugian material dan korban jiwa. Permasalahan utama dalam mitigasi kebakaran adalah kurangnya integrasi antar sistem proteksi, seperti deteksi, alarm, pemadam otomatis, dan jalur evakuasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi sistem proteksi kebakaran terintegrasi pada gedung kampus melalui pendekatan kuantitatif berbasis observasi lapangan dan simulasi. Parameter yang dianalisis meliputi waktu deteksi, respons sistem sprinkler, waktu evakuasi, dan laju penyebaran api. Hasil menunjukkan bahwa sistem terintegrasi mampu menurunkan waktu deteksi sebesar ±40%, mempercepat evakuasi hingga ±33%, serta mengurangi laju pelepasan panas hingga 50–60%. Selain itu, rasio keselamatan (ASET/RSET) meningkat dari kondisi tidak aman (<1) menjadi aman (>1). Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model evaluasi sistem proteksi kebakaran yang komprehensif dan aplikatif untuk meningkatkan keselamatan bangunan pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] A. B. Abu and M. Spearpoint, “Fire safety engineering design of buildings: A review of

evacuation modelling approaches,” Fire Safety Journal, vol. 91, pp. 246–259, 2017.

[2] J. Wang, H. Zhang, and Y. Li, “Simulation of evacuation in high-rise buildings under

fire conditions,” Safety Science, vol. 127, p. 104692, 2020.

[3] Y. Zhang, X. Huang, and G. Chen, “Performance-based fire safety design for buildings

using integrated fire protection systems,” Journal of Building Engineering, vol. 45, p.

103482, 2022.

[4] S. Gwynne and E. Rosenbaum, “Employing the hydraulic model in assessing emergency

movement,” Fire Technology, vol. 52, no. 2, pp. 377–398, 2016.

[5] M. Hurley et al., SFPE Handbook of Fire Protection Engineering, 5th ed. New York,

NY, USA: Springer, 2016.

[6] National Fire Protection Association, NFPA 101: Life Safety Code, Quincy, MA, USA:

NFPA, 2021.

[7] National Fire Protection Association, NFPA 13: Standard for the Installation of Sprinkler

Systems, Quincy, MA, USA: NFPA, 2022.

[8] J. Liu, R. Luo, and K. Wang, “Effectiveness of automatic sprinkler systems in controlling

building fires,” Fire Safety Journal, vol. 120, p. 103000, 2021.

[9] H. Chen, L. Xu, and Z. Li, “Real-time fire detection system based on integrated sensor

networks,” Sensors, vol. 21, no. 14, p. 4702, 2021.

[10] A. Ahmad, M. Khan, and S. Alshammari, “Smart fire safety management system using

IoT for building applications,” Sustainable Cities and Society, vol. 82, p. 103902, 2023.

Downloads

Published

2026-10-14

How to Cite

Implementasi Sistem Proteksi Kebakaran Terintegrasi untuk Meningkatkan Keselamatan Ruangan di Gedung Kampus Unpas Setiabudi. (2026). Jurnal Teknik Mesin, 15(1), 39-48. https://jtm.ubl.ac.id/index.php/teknikmesin/article/view/81