RANCANG BANGUN ALAT BANTU PENYIRAMAN KEBUN MENGGUNAKAN TABUNG PENGGULUNG

Authors

Keywords:

Penyiraman tanaman, pompa air, head loss, tabung penggulung, transmisi mekanik, irigasi horticultural

Abstract

Penyiraman manual pada lahan pertanian skala kecil sering memerlukan waktu dan tenaga yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat bantu penyiraman kebun menggunakan tabung penggulung dengan sistem pompa dan transmisi mekanik. Metode penelitian meliputi studi literatur, perancangan alat, perhitungan head pompa, debit aliran, kerugian gesekan, serta evaluasi daya dan efisiensi sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total head sistem sebesar 23 meter, dengan head aktual sebesar 21,8 meter setelah dilakukan koreksi terhadap kerugian gesekan. Debit aliran sebesar 0,097 liter per detik telah mencukupi kebutuhan irigasi tanaman hortikultura pada lahan seluas kurang lebih 60 meter persegi. Mesin GX 200 dengan daya 6 HP menunjukkan kelebihan daya yang signifikan dibandingkan dengan kebutuhan pompa sebesar 38,3 watt. Alat ini efektif digunakan oleh satu orang, mudah dibongkar dan dipasang kembali, serta sesuai untuk dibawa menggunakan kendaraan roda dua. Namun, kinerja pompa masih belum optimal akibat dugaan kebocoran pada sambungan atau komponen perapat. Rekomendasi perbaikan meliputi peningkatan kualitas sambungan, penggunaan komponen yang lebih ringan, serta pengembangan sistem pompa dan peredam suara untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan penggunaan. Kesimpulannya, alat ini layak digunakan sebagai solusi penyiraman yang praktis dan efisien pada lahan pertanian skala kecil hingga menengah dengan potensi pengembangan lebih lanjut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Aulia, R. (2024). Teknologi Tepat Guna dalam Penyiraman Tanaman Hortikultura. Jurnal Pertanian Terapan, 12(1), 15–22.

2. Cainsau Surabaya. (2022). Katalog Mesin GX200 dan Komponen. [Brosur Produk].

3. FAO. (1986). Irrigation Water Management: Irrigation Scheduling. FAO Training Manual No. 4.

4. KairosBaut.com. (2023). Spesifikasi Baut dan Mur Standar ISO. Diakses dari: www.kairosbaut.com

5. Karama, S. (2017). Teknologi Irigasi di Lahan Perkebunan Tropis. Makassar: Universitas Hasanuddin Press.

6. Mahmud, H. (2021). Pengantar Teknik Mesin. Jakarta: Prenadamedia Group.

7. Mott, R. L. (2009). Machine Elements in Mechanical Design (4th ed.). Pearson Prentice Hall.

8. Pressman, R. S. (2002). Software Engineering: A Practitioner’s Approach (5thed.). New York: McGraw-Hill.

9. PT Parsial Dua Teknik. (2021). Manual Teknik Penggunaan Pulley dan Sabuk. [Brosur Teknis].

10. Purwanto, R. E., Faizin, A., & Mashudi, I. (2016). Dasar Teknik Pemesinan. Yogyakarta: Deepublish.

11. Siburian, J. D. (2019). Sistem Transmisi Mekanik: Sabuk, Rantai dan Roda Gigi. Medan: CV. Mekanika Mandiri.

12. Sularso, & Suga, K. (2002). Dasar-dasar Teknik Mesin. Jakarta: PT Gramedia.

13. Sundari, S. (2024). Efektivitas Sistem Penyemprotan Pupuk dan Pestisida. Jurnal Teknologi Pertanian, 14(1), 45–52.

14. Tardia, L. (2014). Pompa Sentrifugal Aplikasi Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

15. Wulandari, D., & Kurniawan, H. (2020). Efektivitas Irigasi Teknis di Lahan Bukit. Jurnal Teknik Lingkungan, 8(2), 55–63.

Published

2026-10-12

How to Cite

RANCANG BANGUN ALAT BANTU PENYIRAMAN KEBUN MENGGUNAKAN TABUNG PENGGULUNG. (2026). Jurnal Teknik Mesin, 14(2), 110-119. https://jtm.ubl.ac.id/index.php/teknikmesin/article/view/66