Analisis Efektivitas Mesin Pelet PT. New Hope Indonesia Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada Produksi 12 Ton/Jam

Authors

Keywords:

Mesin pelet, Overall Equipment Effectiveness (OEE), availability, performance, quality

Abstract

Dalam era persaingan global, perusahaan dituntut untuk meningkatkan produktivitas melalui efisiensi penggunaan mesin dan peralatan produksi. Salah satu metode yang banyak direkomendasikan adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE), yaitu metode yang digunakan untuk mengukur kinerja mesin berdasarkan tiga aspek utama, yaitu ketersediaan mesin (availability), performa mesin (performance), dan kualitas produk (quality). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai efektivitas mesin pelet PT. New Hope Indonesia dengan kapasitas produksi 12 ton per jam menggunakan metode OEE. Data produksi diolah menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel untuk memperoleh nilai rasio ketersediaan, rasio performa, dan rasio kualitas. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai rata-rata OEE mesin pelet sebesar 79,13 persen, yang termasuk dalam kategori sedang berdasarkan standar Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM). Nilai tersebut menunjukkan bahwa meskipun kualitas produk yang dihasilkan masih tinggi, diperlukan upaya perbaikan dan pemeliharaan mesin secara berkelanjutan guna meningkatkan performa produksi secara keseluruhan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. S. Nakajima, Introduction to Total Productive Maintenance (TPM), 1st ed. Cam-bridge: Productivity Press, 1988.

2. V. Gaspersz, Membangun Tujuh Kebiasaan Kualitas dalam Praktek Bisnis Global. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 1997.

3. I. Nursanti and Y. Susanto, "Analisis Perhitungan Overall Equipment Effective-ness (OEE) pada Mesin Packing untuk Meningkatkan Nilai Availability Mesin," Jurnal Ilmiah Teknik Industri, vol. 13, no. 2, pp. 96–102, 2014.

4. Y. Prasetyawan, H. Santoso, and A. Pramono, "Implementasi Metode OEE pada Mesin Produksi Industri Manufaktur," Jurnal Teknik Mesin Indonesia, vol. 21, no. 1, pp. 15–22, 2020.

5. ISO 22400-2, Automation Systems and Integration — Key Performance Indica-tors (KPIs) for Manufacturing Operations Management — Part 2: Definitions and Descriptions, International Organization for Standardization, Geneva, 2024.

6. H. Patrick and P. J. Schaible, Poultry Feeds and Nutrition, 2nd ed. Westport: AVI Publishing Company Inc., 1980.

7. R. I. Pujaningsih, Pengelolaan Bijian pada Industri Makanan Ternak. Sema-rang: Alif Press, 2011.

8. C. A. Stevent, "Starch gelatinization and influence of particle size, steam pres-sure and die speed on the pelleting process," Dissertation, Kansas State Univer-sity, Manhattan, KS, 1981.

9. Denso, Introduction to Total Productive Maintenance (TPM) and Overall Equipment Effectiveness (OEE). Study Guide, 2006.

10. J. Muchiri and L. Pintelon, "Performance measurement using overall equipment effectiveness (OEE): literature review and practical application discussion," In-ternational Journal of Production Research, vol. 46, no. 13, pp. 3517–3535, 2008.

Downloads

Published

2026-10-12

How to Cite

Analisis Efektivitas Mesin Pelet PT. New Hope Indonesia Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada Produksi 12 Ton/Jam. (2026). Jurnal Teknik Mesin, 14(2), 101-109. https://jtm.ubl.ac.id/index.php/teknikmesin/article/view/65