Analisis Perbandingan Kekuatan Tarik dan Bending pada Kampuh Las V Tunggal dan X Tunggal Menggunakan Metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan Arus 140 Ampere

Authors

Keywords:

pengelasan SMAW, kampuh las V tunggal, kampuh las X tunggal, kekuatan tarik, kekuatan bending, ASTM A36, posisi 3G

Abstract

Penelitian ini membahas pengelasan logam menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan arus 140 ampere dalam posisi 3G. Proses pengelasan menggunakan sambungan tipe butt joint dengan kampuh las V tunggal dan X tunggal pada sudut 30°. Tujuan penelitian adalah untuk men-gevaluasi pengaruh variasi kampuh las terhadap hasil uji tarik dan uji bending pada logam ASTM A36. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen dengan kampuh V tunggal memiliki tegangan bending tertinggi sebesar 8648 MPa, se-mentara X tunggal memiliki kekuatan tarik tertinggi sebesar 4574 MPa. Variasi kampuh las secara signifikan memengaruhi kekuatan mekanik material, dengan spesimen X tunggal menunjukkan kinerja terbaik secara keseluruhan pada uji tarik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. A. Azwinur, S. Syukran, dan H. Hamdani, "Kaji sifat mekanik sambungan las butt weld dan double lap joint pada material baja karbon rendah," SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, vol. 12, no. 1, pp. 9-16, 2018.

2. D. H. Santoso, "Penggunaan las listrik di kapal MV. Illannur," Karya Tulis, 2020.

3. W. Harsono dan T. Okumura, Teknologi Pengelasan Logam, Jakarta: PT Pradnya Paramita, 2000.

4. H. Herizal, H. Hasrin, dan H. Hanif, "Analisa pengaruh proses GTAW dan SMAW terhadap ketangguhan sambungan pengelasan material AISI 1050," Journal of Welding Technology, vol. 2, no. 1, pp. 19-24, 2020.

5. M. Ibrahim, "Dampak pemanasan awal sebelum proses pengelasan terhadap uji bending face dan root pada hasil pengelasan baja SUP 9," Ranah Research: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Multidisipliner, vol. 2, no. 1, pp. 230-237, 2019.

6. F. A. Kusuma, F. T. Hartono, I. Kurniawan, dan R. A. P. Tarigan, "Rancang bangun mesin uji bending untuk material komposit," Accurate: Journal of Mechanical En-gineering and Science, vol. 3, no. 2, pp. 8-14, 2022.

7. M. Z. Mawahib, S. Jokosisworo, dan H. Yudo, "Pengujian tarik dan impak pada pengerjaan pengelasan SMAW dengan mesin genset menggunakan diameter el-ektroda yang berbeda," Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan, vol. 14, no. 1, pp. 26-32, 2017.

8. A. L. Pratama, "Dampak perbedaan arus pada pengelasan GMAW terhadap kekuatan dan kekerasan baja ST60," Disertasi Doktoral, Universitas PGRI Sema-rang, 2022.

9. T. D. Saptaryani, B. Santoso, Y. S. Simamora, A. Wian, dan S. Supriyanto, "Pelati-han pengelasan SMAW untuk masyarakat Desa Balapulang Wetan, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal," Indonesian Journal of Community Dedication, vol. 2, no. 1, pp. 46-55, 2024.

10. A. D. Shieddieque, D. Setiawan, dan N. Rahdiana, "Penilaian kekuatan uji tarik dalam proses pengelasan busur listrik pada material SPHC dan S30-C," Jurnal Teknik Mesin Mechanical Xplore, vol. 1, no. 2, pp. 29-37, 2021.

Downloads

Published

2026-10-07

How to Cite

Analisis Perbandingan Kekuatan Tarik dan Bending pada Kampuh Las V Tunggal dan X Tunggal Menggunakan Metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan Arus 140 Ampere. (2026). Jurnal Teknik Mesin, 13(2), 88-98. https://jtm.ubl.ac.id/index.php/teknikmesin/article/view/55