Analisis Perbandingan Kekuatan Sambungan Las GTAW dan SMAW pada Baja ST 37 Berdasarkan Uji Tarik dan Uji Impak

Authors

Keywords:

Baja ST 37, Pengelasan GTAW dan SMAW, pengujian Tarik, pengujian Impak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kekuatan sambungan las Gas Tungsten Arc Welding dan Shielded Metal Arc Welding pada baja ST 37 melalui pengujian tarik dan pengujian impak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan melakukan proses pengelasan menggunakan metode Gas Tungsten Arc Welding dan Shielded Metal Arc Welding, kemudian dilakukan pengujian sifat mekanik berdasarkan standar ASTM E8 untuk pengujian tarik dan ASTM E23 untuk pengujian impak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sambungan las Shielded Metal Arc Welding memiliki nilai kekuatan tarik lebih tinggi dibandingkan dengan Gas Tungsten Arc Welding, dengan nilai rata-rata masing-masing sebesar 2543 Newton per milimeter persegi dan 2412 Newton per milimeter persegi. Pada pengujian impak, sambungan las Gas Tungsten Arc Welding menunjukkan ketahanan terhadap beban kejut yang lebih baik dengan nilai rata-rata sebesar 722 Joule per meter persegi dibandingkan dengan Shielded Metal Arc Welding yang memperoleh nilai rata-rata 488,5 Joule per meter persegi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode pengelasan Shielded Metal Arc Welding lebih unggul dalam menghasilkan kekuatan tarik, sedangkan metode Gas Tungsten Arc Welding memiliki ketangguhan yang lebih baik terhadap benturan. Perbedaan karakteristik tersebut menunjukkan bahwa pemilihan metode pengelasan perlu disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan dan sifat mekanik yang diharapkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. A. Affi and Gunawarman, "Pengaruh Lapisan Oksida Tambahan pada Elektroda E 6013 terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Lasan Baja Karbon Rendah," TeknikA, vol. 1, no. 28, pp. 13–20, 2007.

2. Changzhou Sanzhong Welding Materials, "Leading Welding Wire Manufacturer in China Since 1999," Accessed: Jan. 15, 2024.

3. Daryanto, Teknik Las. Bandung: Alfabet, 2013.

4. G. Heirdiana, "Af1 terhadap Kinerja Proses Punch," Teknik Mesin, vol. 4, no. 3, pp. 91–93, 2015.

5. I. Gusthia, "Memahami Tentang Jenis-jenis Sambungan Pengelasan," Accessed: Jan. 15, 2024.

6. M. Y. Jordi, H. Yudo, and S. Jokosoworo, "Analisa Pengaruh Proses Quenching dengan Media Berbeda terhadap Kekuatan Tarik dan Kekerasan Baja St 36 dengan Pengelasan SMAW," Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 5, no. 4, pp. 785–793, 2017.

7. S. Kirono and A. Amri, "Pengaruh Tempering pada Baja ST 37 yang Mengalami Karburasi dengan Bahan Padat terhadap Sifat Mekanis dan Struktur Mikro," Jurnal Mesin, vol. 1, no. 10, pp. 1–10, 2013.

8. A. Nugraheni, P. Dwijananti, F. Alam, and U. Semarang, "Penentuan Aktivitas Unsur Radioaktif Thorium yang Terkandung dalam Prototipe Sumber Radiasi Kaos Lampu Petromaks," Jurnal MIPA Unnes, vol. 35, no. 1, pp. 49–58, 2012.

9. D. L. Rahayu, "Pengelasan SMAW," Accessed: Jan. 15, 2024. [Online]. Availa-ble: www.allpro.co.id

10. R. A. Sanii, "Karakterisasi Material," in S. B. Hastuti (Ed.), Jakarta Timur: PT Bumi Aksara, 2019.

Downloads

Published

2026-10-05

How to Cite

Analisis Perbandingan Kekuatan Sambungan Las GTAW dan SMAW pada Baja ST 37 Berdasarkan Uji Tarik dan Uji Impak. (2026). Jurnal Teknik Mesin, 13(2), 77-87. https://jtm.ubl.ac.id/index.php/teknikmesin/article/view/54