STUDI EKSPERIMENTAL VARIASI DIAMETER BRIKET DARI CAMPURAN TONGKOL JAGUNG DENGAN BAMBU TERHADAP NILAI KALOR DAN LAJU PEMBAKARAN

Authors

  • Sarjono Sarjono Universitas Ivet Semarang Author
  • Bernando Bernando Universitas Ivet Semarang Author
  • Riyanto Wibowo Universitas Ivet Semarang Author

Keywords:

Variasi diameter briket, laju pembakaran, nilai kalor

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran briket terhadap laju pembakaran dan nilai kalor. Jumlah campuran yang digunakan adalah Arang Tongkol Jagung (ATJ) 80 % dan Arang Bambu (AB) 20, Berat adonan basah briket 42 gram, berat ATJ 16 gram, berat AB 4 gram, berat perekat 2 gram dan berat air mendidih 20 gram. Pada penelitian ini variasi briket yang digunakan adalah Ø 30 mm, Ø 40 mm dan Ø 50 mm.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian variasi ukuran briket yang berbeda ternyata memberikan pengaruh yang berbeda terhadap laju pembakaran, pada briket. Briket Ø 50 mm mempunyai puncak laju pembakaran lebih cepat yaitu 0,0270 gram/menit pada meni ke-3, briket Ø 40 mm mempunyai puncak laju pembakaran 0,0210 gram/menit pada menit ke-5 dan briket Ø 30 mm mempunyai puncak laju pembakaran 0,0180 gram/menit pada menit ke-9 setelah penyalaan dimulai.
Nilai kalor briket 6186,601-6303,086 kal/gram. Apabila dibandingkan dengan standar briket Indonesia (min 5000 kal/gram), maka briket campuran AB 20%:ATJ 80% semua variasi memenuhi Standardisasi Briket Arang (SNI 01-6235-2000).

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Badan Standardisasi Nasional Briket (SNI 01-6235-2000)

2. Borman, G.L., Ragland, K.W., 1998,Combustion Engineering, Mc Graw-Hill Book Co, Singapore.

3. Budi Nining Widarti, Purnamasari Sihotang, Edhi Sarwono, 2016, Penggunaan Tongkol Jagung Akan Meningkatkan Nilai Kalor Pada Briket, Jurnal Intergrasi Proses Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman Samarinda.

4. Djeni Hendra, 2007, Pembuatan Briket Arang Dari Campuran Kayu, Bambu, Sabut Kelapa Dan Tempurung Kelapa Sebagai Sumber Energi Alternatif.

5. Gandhi, A.B., 2010, Pengaruh Variasi Jumlah Campuran Perekat terhadap Karakteristik Briket Arang Tongkol Jagung, SMKN 7 Semarang, Semarang.

6. Hambali, E. Mujdalipah, S. Tambunan, A.H. Pattiwiri, A.W., Hendroko, R.,2007, Teknologi Bioenergi, Agromedia Pustaka, Jakarta.

7. Indra Kumara Akhmad, 2014, Pengaruh Variasi Geometri Terhadap Laju Pembakaran Briket Arang Kayu Jati, Tugas Akhir, S1 Teknik Mesin Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu.

8. Koesoemadinata, R.P., 1980, Geologi Minyak dan Gas Bumi, Jilid 1, Edisi Ke-2, ITB, Bandung.

9. Marliani, 2010, Analisa Kualitas Briket Arang Tongkol Jagung Yang Menggunakan Bahan Perekat Sagu dan Kanji. Jurnal Aplikasi Fisika, Vol. 6, No. 2, Agustus 2010. Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Haluoleo, Kampus Bumi Tridharma Anduonohu Kendari, Sulawesi Tenggara.

10. Mangkau, A. Rahman, A. Bintaro, G., 2011, Penelitian Nilai Kalor Briket Tongkol Jagung dengan Berbagai Perbandingan Sekam Padi, Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Makassar.

11. M. Tirono dan Ali Sabit, 2011, Efek Suhu Pada Proses Pengarangan Terhadap Nilai Kalor Arang, Penelitian, Jurnal Neutrion vol . 3 . No

. 2, Jakarta.

12. Sarjono, 2013, Study Eksperimental Pengujian Nilai Kalor Briket Campuran Tongkol Jagung Dan Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Bakar Alternatif, Majalah Ilmiah STTR Cepu, Staf Pengajar Jurusan Teknik Mesin STTR Cepu.

13. Saptoadi, H. dan Syamsiro, M., 2007, Pembakaran Briket Biomassa Cangkang Kakao: Pengaruh Temperatur Udara Preheat, Seminar Nasional Teknologi (SNT), Yogyakarta.

14. Sudiro, 2014, Pengaruh Komposisi Dan Ukuran Serbuk Briket Yang Terbuat Dari Batubara Dan Jerami Padi Terhadap Karakteristik Pembakaran, Jurnal Sainstech Mesin Otomotif Politeknik Indonusa Surakarta.

15. Sulistyanto, 2006, Karakteristik Pembakaran Biobriket Campuran Batubara Dan Sabut Kelapa, Universitas Muhamadiyah Surakarta.

16. Soeparno, 1993, Pengaruh Tekanan Waktu Kempa dan Jenis Serbuk Pada Pembuatan Arang Gergajian Terhadap Rendemen dan Nilai Panas, Tesis, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

17. Taufik Iskandar dan Fenni Suryanti, 2012, Efektivitas Bentuk Geometri Dan Berat Briket Bioarang Dari Bambu Terhadap Kualitas Penyalaan Dan Laju Pembakaran, Jurnal Teknik Kimia Universitas Tribuhuwana Tunggadewi Malang.

18. Widya, 2006, Bambu merupakan tanaman yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia.http://repository.usu.ac.id/b itstream/123456789/33209/4/Chapter

%20II.pdf

Downloads

Published

2026-10-02

How to Cite

STUDI EKSPERIMENTAL VARIASI DIAMETER BRIKET DARI CAMPURAN TONGKOL JAGUNG DENGAN BAMBU TERHADAP NILAI KALOR DAN LAJU PEMBAKARAN. (2026). Jurnal Teknik Mesin, 12(1), 31-36. https://jtm.ubl.ac.id/index.php/teknikmesin/article/view/22